Ikan Channa Limbata yang Memiliki Corak Unik dari Indonesia

Serba­-serbi Bagi pecinta ikan hias pasti sudah tidak asing lagi dengan Ikan Channa Limbata. Channa limbata merupakan ikan gabus hias yang memiliki bentuk kepala seperti ular. Umumnya dikenal sebagai kaisar berkepala ular.

Untuk Anda yang hobi mengoleksi ikan hias, cobalah yang satu ini. Namun, sebelum membeli ikan channa limbata, sebaiknya ketahui dulu semua seluk beluk ikan hias ini.

Ikan Channa Limbata

Mengenal Ikan Channa Limbata atau Si Kepala Ular

Berikut penjelasan dan cara merawat ikan limbata di akuarium

1. Tentang Channa Limbata

Umumnya ikan Channa Limbata ini hidup di air tawar dan sering dijumpai di rawa-rawa. Perlu anda ketahui bahwa ikan unik ini termasuk dalam ikan predator. Ikan Channa limbata memiliki stamina yang kuat, tidak mudah sakit atau stress. Jadi ikan channa juga memiliki daya adaptasi yang baik.

Bentuk ikan channa limbata cukup kecil, dengan warna tubuh abu-abu sampai hitam dengan garis merah di ujung sirip punggung dan sirip ekor. Namun, ada juga varian yang memiliki kombinasi sirip atas berwarna coklat dan kuning, namun sudah jarang ditemukan.

Ikan gabus kerdil atau Channa gachua adalah ikan gabus yang sangat umum di alam, hidup di iklim subtropis dan tropis, mulai dari Iran hingga Indonesia. Dengan penyebarannya yang luas, Channa gachua hidup di sungai kecil, sungai berarus deras, kolam, rawa, sawah, dan genangan air.

Channa gachua sendiri dalam dunia ilmiah disebut kompleks spesies, dimana sebutan ini digunakan untuk menggabungkan beberapa taksa menjadi satu kelompok dengan nama yang sama, yang dapat terdiri dari tiga sampai empat spesies, dan pemisahan spesies akan terjadi ketika “akan ada menjadi penelitian lebih lanjut.

Ikan Channa Limbata yang Memiliki Corak Unik dari Indonesia

Channa limbata

Perlu anda ketahui bahwa ikan channa limbata ini merupakan ikan teritorial. Sebaiknya tidak digabung dengan jenis ikan lain. Padahal ikan channa limbata merupakan ikan predator yang bahkan bisa memakan dirinya sendiri.ikan

ini bukanlah perenang yang aktif, saat tidak makan, ikan ini hanya berenang di permukaan air untuk mencari udara. untuk perlindungan seperti predator penyergap handal

2. Harga ikan Channa Limbata Menurut Ukuran dan Jenis

ikan Channa Limbata biasanya memiliki harga yang berbeda-beda Umumnya bervariasi dan tidak memiliki harga tetap. Pada umumnya ikan channa dengan ukuran 23 cm harganya berkisar Rp 5.000 – Rp 7.000 per ekor.

Untuk ukuran 1520cm harganya sekitar Rp 40.000 per ekor, dan untuk jenis Golden Xanthix channa limbata ukuran 1015cm dibanderol hingga Rp 155.000 per ekor.

3. Makanan Utama Ikan Chana Limbata

Seperti sepupunya, gachua adalah ikan karnivora. Gachua akan memakan semua jenis makanan ikan hidup seperti udang air asin, cacing darah, jentik nyamuk, udang, serangga, siput, dan terutama cacing tanah, ikan, kodok.

Jangan pernah memberi makan ikan Anda dengan daging burung dan mamalia, Pasukan Nakama, karena daging ini mengandung lemak yang tidak dapat dicerna dengan baik, yang akan membuat ikan Anda gemuk dan merusak organnya.

Selain itu, sebaiknya jangan memberi makan ikan umpan kecuali ikan umpan yang Anda siapkan bebas parasit dan Anda telah memberinya nutrisi. Selain itu pelet Channa gachuamu juga bisa anda berikan dengan kandungan nutrisi dan pigmen yang baik agar ikan anda sehat dan warnanya tetap bagus.

Cara Merawat Ikan Channa Agar Tetap Sehat Bagi Pemula

Ikan Channa umumnya kuat dan berumur panjang. Umur ikan channa bisa bertahan hingga 15 tahun jika dirawat dengan baik. Nah, ikan ini bisa anda pelihara di akuarium yang besar.

Berikut cara merawat ikan chna agar tetap sehat yang dapat Anda lakukan:

1. Menyiapkan aquarium yang sesuai

Ikan channa dapat tumbuh menjadi sangat besar sehingga membutuhkan aquarium berukuran sedang hingga besar.

ukuran aquarium untuk ikan channa yang lebih besar juga dibutuhkan jika Anda berencana untuk menambahkan ikan dan tanaman lain.

Sebagai bagian dari akuarium Channa, tanaman air dapat membuat mereka tidak bosan sekaligus menjadi tempat bersembunyi.

Ikan gabus juga dikenal suka melompat. Oleh karena itu, diperlukan penutup akuarium untuk mencegahnya melompat keluar.

Namun, pastikan masih ada jarak antara tutup kaca dengan air di dalam akuarium. Karena ikan channa sering muncul ke permukaan air untuk mencari udara segar.

2. Memasang filter akuarium

Anda juga harus memperhatikan kualitas air yang digunakan untuk merawat ikan channa maru. Pasang filter akuarium untuk menyaring kotoran.

Ikan channa membutuhkan penyaringan yang baik. Pasalnya, jika sirkulasi air tidak mencukupi, ikan ini dapat dengan cepat menjadi inang dan parasit lainnya.

Filter aquarium dapat membantu membersihkan kotoran yang dapat mengganggu habitat ikan channa.

Namun ikan ini bisa melakukan gerakan tiba-tiba yang membuat air akuarium keruh dan menyumbat filter. Untuk meminimalisir hal tersebut, lebih baik menggunakan kerikil berukuran kecil hingga sedang sebagai bahan dasar akuarium ketimbang pasir.

3. Memantau Suhu Air Akuarium

Salah satu cara memelihara Ikan Channa Limbata adalah dengan memantau suhu air.

Airnya harus lembut, asam dan rendah nutrisi. Ikan ini menyukai air dengan suhu 27-28 derajat Celcius dengan pH antara 6 hingga 7,5.

Ikan Channa membutuhkan oksigen dalam jumlah besar, sehingga diperlukan aerasi yang kuat atau filter yang efektif untuk menjaga kadar oksigen terlarut di atas 5 bagian per juta (ppm).

4. Memberi Pakan Berkualitas

Sediakan makanan untuk ikan channa. Anda bisa memberi makan hewan hidup berupa cacing tanah, jangkrik, dan lobster air asin.

Namun, pastikan untuk membersihkannya terlebih dahulu, misalnya dengan membuang cangkang dari kepala udang, membuang kaki jangkrik atau mencuci cacingnya.

Anda bisa mengoleskannya di permukaan air atau memberikannya langsung dengan penjepit. Cara ini tergantung dari jenis dan ukuran ikan gabus yang dibudidayakan.

Berikan juga food flakes ikan channa atau pelet ikan lainnya yang bisa dimakan pada malam hari.

5. Kuras Air Secara Rutin

Cara mengatasi channa selanjutnya adalah dengan rutin menguras air. Ikan Channa Limbata membutuhkan banyak makanan, sehingga akan menghasilkan banyak kotoran. Karena itu, air harus dikuras secara teratur.

Meskipun snakefish dapat bertahan hidup dalam kondisi air yang buruk, yang terbaik adalah mengganti 50% air akuarium seminggu sekali. Ini menjaga kebersihan air dari limbah kotor.

6. Perhatikan Kesehatan Ikan

Channa rentan terhadap infeksi parasit dan bakteri, seperti Amyloodinium ocellatum, yang ditularkan oleh tanaman atau ikan yang terinfeksi.

Infeksi ini dapat menyebabkan kepala ikan chna bergetar terus-menerus, berenang terbalik, dan tampak lesu. Jika hal ini terjadi, segera hubungi dokter hewan agar ikan peliharaan Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

7. Memfasilitasi ikan untuk berkembang biak

Ikan gabus hias bukanlah jenis ikan yang sulit dipelihara. Ikan ini dapat dengan mudah bertelur jika kondisi akuarium tepat. Namun, terkadang sulit untuk mengetahui jenis kelaminnya.

Cara terbaik adalah dengan memelihara sekelompok Ikan Channa Limbata dalam akuarium besar dan kemudian membiarkan mereka kawin secara alami